Latar Belakang Pembentukan Cherrybelle


Chibi digagas oleh Dino Raturandang pada awal tahun 2011. Pembentukannya dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat yang sedang menggandrungi kelompok musik K-Pop. Kebetulan, saat itu memang belum ada girlband model K-Pop ala Indonesia.
Kemudian, Dino kemudian menggelar audisi di Jakarta untuk menjaring bibit-bibit penyanyi muda. Syaratnya, usia antara 17-21 tahun, cantik, good looking, fashionable, bisa menyanyi, menari, lincah, santun dan girly.
Dari puluhan remaja putri yang mendaftar, terpilihlah sembilan gadis yang dinilai memenuhi syarat. Mereka adalah Cherly, Christy, Angel, Wenda, Devi, Gigi, Felly, Anisa dan Ryn.
“Waktu audisi, pesertanya puluhan orang. Tapi kemudian kami saring secara ketat. Terutama yang memenuhi syarat-syarat face star, fashionable, bisa singing and dancing, cute, dan girly. Akhirnya kami berhasil memilih sembilan orang,” ungkap Dino kepada Tabloid C&R.
Kesembilan gadis itu kemudian digodok dalam sebuah karantina selama enam bulan. Mereka dibekali latihan olah vokal, koreografi, kekompakkan, dan banyak lagi. Intinya, mereka dibentuk menjadi kelompok girlband yang kemudian diberi nama CherryBelle.
“Kami menggodok mereka selama enam bulan. Kami persiapkan mereka untuk menjadi kelompok girlband yang bisa menghibur masyarakat,” ujar pria yang kini menjadi manajer Chibi.

Subscribe for our Newsletter

RE-IMAGINING THE WAY
Back to top