Jadi Sebab Keluarnya 6 Member Chibi, Ini Komentar Teenebelle


Berita tentang keluarnya enam member Cherry Belle beberapa waktu yang lalu sempat menghebohkan para pemerhati dunia hiburan. Saat menggelar jumpa pers, Cherly, Ryn, Steffy, Kezia, Felly dan Gigi sempat mengatakan bahwa salah satu penyebab hengkangnya mereka didasari karena kehadiran Teenebelle.
Cherly cs merasa pihak manajemen CBM Entertainment lebih fokus dengan Teenebelle dibandingkan Cherry Belle. Lalu apa tanggapan para member Teenebelle mengenai hal ini? Berikut jawaban mereka.
"Sebenarnya sih segala sesuatu yang berhubungan dengan girlband Cherry Belle atau Teenebelle itu diserahkan ke manajemen. Kalau tau detailnya sih kita nggak tau. Kita itu dalam manajemen Teenebelle dan Cherry Belle pengurusnya beda-beda. Bisa dibilang ada kesibukan sendiri-sendiri. Kalau pun tau tentang Cherry Belle nggak sedetail-nya. Ya kita juga nggak kepo-kepo banget," ujar Steffany saat berkunjung ke kantor KapanLagi.com® di Tebet, Jakarta Selatan pada (19/8).
Teenebelle bantah jadi sebab keluarnya enam member Cherrybelle @foto: © KapanLagi.com/Budy Santoso
Teenebelle bantah jadi sebab keluarnya enam member Cherrybelle @foto: © KapanLagi.com/Budy Santoso
Pelantun Tersenyumlah itu juga membantah jika mereka adalah penyebab keluarnya enam member Cherry Belle. Menurut Rika cs, market Cherry Belle dan Teenebelle sangatlah berbeda. Keduanya juga punya kesibukan masing-masing.
"Sebenarnya nggak sih. Kita kan market-nya beda. Kalau kita kan remaja, kakak-kakak kita yang agak dewasa. Kalau misalnya dibilang tersisihkan kita juga kan punya kesibukan masing-masing. Dengan mereka memilih karir sendiri mungkin akan lebih baik dari sebelumnya," tutur member lainnya, Adel.
Teenebelle juga tidak menanggapi berita yang berkembang saat ini dengan serius. "Itu kan kita tahunya dari berita. Saat mereka konferensi pers itu kan kita juga nggak ada di situ apa yang masuk di kita itu sudah melewati media. Jadi kita nggak terima mentah-mentah. Kadang kan persepsi orang berbeda-beda," ujar Rika.
"Kita anggapnya positif aja. Mungkin memang maksud mereka tidak seperti itu tapi karena melalui beberapa proses, menyampaikannya jadi beda. Jadi kita sebenarnya baik-baik aja sih ya, nggak yang negatif-negatif," pungkasnya.

Subscribe for our Newsletter

RE-IMAGINING THE WAY
Back to top